Kelebihan dan Kekurangan STM



Secara umum dapat dikatakan bahwa pendekatan pembelajaran STM memiliki makna pengajaran sains yang dikaitkan dengan unsur lain dalam STM, yakni lingkungan teknologi, dan masyarakat. Sains tidak berdiri sendiri di masyarakat karena keterkaitan dan ketergantungannya pada unsur-unsur tersebut. Dalam konteks STM, perkembangan sains dianggap dipengaruhi oleh perubahan pada lingkungan, teknologi, juga kepentingan serta harapan masyarakat. Pada saat yang sama hendaknya dipahami bahwa perkembangan sains itu sendiri juga memiliki pengaruh kepada perkembangan teknologi, masyarakat serta lingkungan. Pembelajaran STM, tak hanya memperhatikan isu masyarakat dan lingkungan yang telah ada dan mengaitkannya dengan unsur lain, akan tetapi juga pada cara melakukan sesuatu untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan itu yang memungkinkan kehidupan masyarakat serta kelestarian lingkungan terjaga sementara kepentingan lain terpenuhi.
Itulah sebabnya kenapa pembelajaran STM memberi perhatian tinggi pada keterkaitan serta keterpaduan antar keempat unsur STM beserta urutannya. Dalam arti untuk membuat konsep sains berguna dalam teknologi untuk memenuhi keperluan masyarakat, maka akibatnya pada lingkungan perlu mendapat perhatian utama. Apabila akibat pada lingkungan (baik fisik maupun mental) sangat tidak menguntungkan, pembelajaran STM tak menganjurkan penggunaan konsep sains itu diteruskan ke bentuk teknologi yang dimaksud. Sebaliknya apabila transformasi sains ke teknologi tersebut dianjurkan untuk diteruskan guna memenuhi kepentingan masyarakat dalam konteks STM, unsur lingkungan merupakan filter dari unsur S (sains) untuk diubah menjadi T (teknologi) dalam memenuhi kepentingan M (masyarakat).
Kelebihan-kekurangan STM, seperti pendekatan ataupun metode pembelajaran yang lain, pembelajaran STM juga tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan. Diantaranya:
1.      Kelebihan STM
Ø  Siswa memiliki kemampuan memandang sesuatu secara terintegrasi dengan memperhatikan keempat unsur STM, sehingga dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengetahuan yang telah dimiliki.
Ø  Melatih siswa peka terhadap masalah yang sedang berkembang di lingkungan mereka.
Ø  Siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan kehidupan atau sistem kehidupan dengan mengetahui sains, perkembangannya dan bagaimana perkembangan sains dapat mempengaruhi lingkungan, teknologi dan masyarakat secara timbal balik.
2.      Kekurangan STM
Ø  Siswa mengalami kesulitan dalam manghubungkaitkan antar unsur-unsur dalam pembelajaran.
Ø  Membutuhkan waktu yang lebih banyak dalam pembelajaran.
Ø  Pendekatan SET hanya dapat diterapkan dikelas atas.

Selain kelebihan diatas STM juga meningkatkan literitas sains, perhtaian terhadap interaksi sains, teknologi, dan msyarakat. Karena siswa dituntut lebih aktif menemukan permasalahan sendiri yang kemudian ditindaklanjuti mencari solusinya. Pemahaman yang baik dalam sains ini akan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berrnalar logis, memecahkan masalah secara kreatif dan membuat keputusan yg bertangguang jawab terhadap permaslahan yang menyangkut sains, teknologi, dan msyarakat. Sedangkan kekurangannya yaitu dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas memerlukan tambahan waktu jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Untuk mengatasi hal tersebut, maka sebelum proses belajar mengajar harus dibuat pembagian waktu secermat mungkin, agar waktu tidak habis untuk mengajar satu konsep saja.
 (sumber: http://m4y-a5a.blogspot.co.id)

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Yang Beda Dengan Sasirangan?

SAINS TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT